RAHASIA DAN KEBOHONGAN

Sebenarnya, setelah kepergianmu, setelah perpisahan kita, setelah semuanya berakhir, aku menyimpan rahasia. Rahasia dimana hanya hatiku yang mengetahuinya. Ya, aku menyimpan kebohongan dan rahasia besar.

Kebohongan bahwa aku baik-baik saja setelah kepergianmu. Aku berbohong, ya aku menyimpan rahasia dan kebohongan itu dibelakang teman, sahabat dan keluargaku.

Setiap kali ada yang bertanya perihal hatiku, perihal sudah move on belum, masih kepikiran tidak, atau pertanyaan lain yang masih ada sangkut pautnya denganmu, selalu kujawab dengan kalimat yang tegas dan senyuman kupasang diwajah, tapi pada kenyataannya, hatiku tak sebahagia dan sebaik yang terlihat.

Dalam keramaian ketika di kampus atau sedang kumpul keluarga atau kumpul bersama teman, mungkin aku bisa tertawa lepas seperti tak ada beban, bisa melupakan rasa sakit hati ini.

Tetapi selepas itu, ketika sendiri di kamar, kerap kali aku tak sengaja mengingatmu, terbayang wajah dan saat-saat bercanda denganmu. Tak bisa dibohongi, rasanya seperti tersayat kembali hati ini, perih. Tapi, itu hanya khayalan, bayangan, yang jelas-jelas bukan kenyataan.

Aku tak bisa menyimpan rahasia ini sendiri, hingga kutuliskan dalam tulisan ini, untuk sedikit mengurangi beban di hati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH PENGELOLAAN AIR

BELAJAR PRAKTIS EPIDEMIOLOGI DAN SURVEI KESLING

PASTIKAN atau TINGGALKAN